Janji Anies Baswedan Setelah Ditegur Mendagri Tentang TGUPP

Janji Anies Baswedan Setelah Ditegur Mendagri Tentang TGUPP

Canduqq.net - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan(TGUPP) yang dinilai tak tepat.

Janji Anies Baswedan Setelah Ditegur Mendagri Tentang TGUPP


Canduqq - Gubernur Anies Baswedan pun menanggapi teguran itu. Namun, dia masih enggan menjelaskan secara rinci.

Anies Baswedan mengatakan, sudah menyiapkan jawaban untuk Menteri Tjahjo Kumolo. Dia juga berjanji menyampaikan jawaban itu baik kepada Kementerian Dalam Negeri maupun publik.

"Nanti sesudah ini, kami ada jawaban (kepada Menteri Tjahjo)," kata Anies Baswedan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 23 Desember 2017.

Baca Artikel Sebelumnya : CARA MUDAH BERMAIN POKER MELALUI SMARTPHONE

Situs Bandarq Terbaik - Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan evaluasi kementerinnya terhadap TGUPP DKI Jakarta bukan untuk menghilangkan peran tim tersebut. Menurut dia, dalam siaran persnya, evaluasi diberikan untuk persoalan sumber anggaran tim yang dibentuk Anies Baswedan tersebut.

“Prinsipnya bukan menghilangkan TGUPP, melainkan hanya mengalihkan pembebanan anggaran yang semula beban anggaran biro administrasi menjadi beban atas penggunaan BOP Gubernur," ujar Tjahjo di Jakarta, Sabtu, 23 Desember 2017. "Silakan saja Gubernur DKI membentuk TGUPP.”

Agen Poker - Anies Baswedan menganggarkan honorarium untuk 73 anggota TGUPP sebesar Rp 28 miliar dalam APBD 2018. Nilai itu melonjak dari rencana anggaran sebelumnya sebesar Rp 2 miliar. Anies beralasan, setiap orang yang bekerja untuk membantu gubernur menyusun kebijakan sehingga harus dibiayai pemerintah daerah.

QQonline - Tjahjo merekomendasikan sumber anggaran untuk TGUPP diambil dari biaya penunjang operasional (BOP) gubernur. Ia juga mempersilakan Anies untuk mengambil anggaran Biro Administrasi Sekretariat Daerah untuk tim gubernur itu.

“Soal gubernur tidak setuju BOP disisihkan sebagian untuk honor TGUPP sehingga tetap ingin menggunakan mata anggaran tersendiri pada Biro Administrasi, ya silakan.”

Menurut Tjahjo, TGUPP lebih berfungsi sebagai lembaga ad hoc yang dilekatkan pada Biro Administrasi Sekretariat Daerah DKI Jakarta. Tujuannya, untuk melaksanakan tugas khusus dari Gubernur DKI Jakarta yang sebenarnya tidak melaksanakan fungsi biro administrasi. “Dalam hal ini, tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Tjahjo.

CANDUQQ.NET

No comments:

Powered by Blogger.